Langsung ke konten utama

Postingan

Joke : Tebak-tebakan

TEBAK-TEBAKAN EINSTEIN Ada 5 buah rumah yang masing2 memiliki warna berbeda. Setiap rumah dihuni satu orang pria dgn kebangsaan yang berbeda2. Setiap penghuni menyukai satu jenis minuman tertentu, merokok satu merek tertentu dan memelihara satu jenis hewan tertentu. Tidak ada satupun dari kelima orang tersebut yang minum minuman yang sama, merokok merek rokok yang sama dan memelihara hewan yang sama seperti penghuni yang lain. PERTANYAANNYA : SIAPAKAH YANG MEMELIHARA IKAN ? Petunjuk : - Orang Inggris tinggal dirumah yang berwarna merah. - Orang Swedia memelihara Anjing. - Orang Denmark senang minum teh. - Rumah berwarna hijau terletak tepat disebelah kiri rumah berwarna putih. - Penghuni rumah berwarna hijau senang minum kopi. - Orang yang merokok Pall Mall memelihara burung. - Penghuni rumah yang ditengah2 senag minum susu. - Penghuni rumah berwarna kuning merokok Dunhill. - Orang Norwegia tinggal dirumah paling pertama. - Orang yg merokok Mar...

Info : Golongan Darah Bisa nentuin sifatmu

Golongan Darah Golongan darah bisa nentuin sifatmu lho.... Believe it or not??!! Golongan darah A : Sikapmu lembut, tapi dalam mengambil keputusan nampak tegas. Suka mengalah dan ringan tangan. Suka membantu siapa saja yang sedang dilanda kesusahan. Sekalipun orang yang ditolongnya baru pertama kali dijumpainya, alias belum dikenal.Bahkan terkadang sifat sosialnya itu agak diluar batas kewajaran sebagai manusia. Habis udah tau punya uang pas-pasan misalnya, eh malah diberikan ke orang lain. Tapi ya itu, dia hanya akan memberikan pertolongan berdasarkan perasaan hati nurani alias nggak perlu diminta. Justru pada orang yang terang-terangan meminta padanya, dia amat nggak suka.Orang punya golongan darah A termasuk yang enggak mudah emosi. Meskipun perasaannya sebenarnya tersinggung, tapi nggak diperlihatkannya. Kecuali jika dianggapnya sudah keterlaluan banget, emosinya bisa nggak terkendali.Tapi namanya juga manusia, tetap punya kelemahan. Jika...

Only Joke

Who is looking at me                 On a dark afternoon, an intelligent son and his father made on agreement to some mangoes at neinhbor’s garden. This decision was compromised because the father promis to buy his son mangoes but actually he didn’t have any money. Father   : I will climb up this tree topick some mangoes for u Son        : sure father. I am to little to climb this tree. So it your duty Father   : but please give a sing,if is someone looking at me Son        : of caurse fathe While the father was climbing the tree and was trying topick some mangoes, sunddenly the son shouted lodly with the fear face Son       : father someone is looking at you ! The father immendiatelywent down form the tree and ask to his son Father : who is looking...

Just Write : Sekilas Danau Poso

Di atas air bening hijau kebiru-biruan, di tepian timur Danau Poso, berderet rapi sekumpulan bebatuan besar dan kecil yang unik. Dari kejauhan, kumpulan bebatuan itu mirip taman batu terapung dengan latar belakang rerumputan dan pepohonan hijau di atas perbukitan yang memagari sekeliling danau. Uniknya, sebagian dari kumpulan bebatuan itu, bisa mengeluarkan bunyi kalau diketuk, yaitu yang disebut Watu Nggongi. Artinya, batu yang bisa berbunyi. Menurut seorang tokoh masyarakat Poso, S Pelima, pada zaman dulu di Poso, Watu Nggongi menjadi alat tabuh. “Jadi, kalau batu ini berbunyi, pertanda ada sesuatu yang penting terjadi, dan masyarakat harus berkumpul di sabua (rumah pertemuan) untuk mendengarkannya,” ungkapnya. by: April

Cerpen : Hujan

Hari itu seperti biasa, matahari masih terbit dari timur. Aku mengeluarkan sepedah ontel warisan keluargaku. Aku menuntunya  menuju halaman. Dari dalam masih terdengar ribut-ribut ayahku yang masih saja membuat  ibu sakit. Rasanya ingin aku plester saja mulutnya. Bila tak ingat itu ayahku satu-satunya atau mungkin ancaman neraka jahanan karna menjadi anak durhaka. Pagi ini seperti biasa, ibu menyuruhku cepat-capat  berangkat sekolah. Bukan karna aku akan terlambat masuk sekolah. Tak lain dan tak bukan agar tak mendengar omelan ayah padanya. Sungguh aku tak sanggup hidup dengan seorang ayah yang seperti itu. Kadang aku berharap ayahku terbawa oleh kapal bajak laut agar dia tak lagi membuat ibuku menangis. Namun kenapa Tuhan menakdirkan ibuku menikah dengan ayah. Pelet apa yang digunakan ayah sampai-sampai ibu betah dengannya. Kadang aku panjatkan do’a berharap ini semua hanya mimpi. Dan saat aku terbangun aku memiliki keluarga yang bahagia. Dengan seorang a...

Cerpen : Bu.Ratih

            Pukul 3 sore, aku bergegas memasukkan selendang Tariku kedalam tas. Aku bercermin semuanya sudah rapi, aku keluar dari kamar. Ibu dan ayahku yang sedang bersantai diteras aku temui. Aku berpamitan dengan mereka. Aku berjalan agak tergesa-gesa, niatku pergi ketempat latihan menari dengan sepedah namun aku urungkan niatku. Ini desa dengan jalan yang sangat mengecewakan apa lagi bila turun hujan. Orang dapat berendam dalam lubang kubangan lumpur yang terbuat alami dijalan ini. Aku copot sandal bututku agar cepat sampai tujuan.              Jarak tempat yang aku tuju cukup jauh mungkin 2 km. itu dapat aku tempuh setengah jam bila aku berjalan cepat. Namun sekarang untuk berjalan tegak saja sulinya minta apun. Bagaimana jika aku mengendarai sepedah bisa berjam-jam lamanya. Kakiku sudah penuh lumpur. Keringat hasil pembakaran glukosa dalam tubuhku mulai tamp...

Cerpen : Ayah

Tuhan apakah aku harus berhenti berharap? Apakah aku harus melupakanya? Tuhan apakah engkau mendengar hapanku? Tapi kenapa engkau sepertinya diam mendengar harapanku? Tuhan aku sungguh lelah dengan semua ini, benar benar lelah. ðððð    Malam ini benar-benar mengingatkanku pada saat ayah pergi, saat terakhir ayah tersenyum padaku. 7 tahun yang lalu, saat terakhir ayah meninggalkanku.Angin kencang menembus celah-celah lubang anyaman bamb u yang sudah lapuk ini. suara cendela yang tiba-tiba terbuka mengagetkan seluruh isi rumah. Hanya 2 orang kawan tak lebih, hanya aku dan adikku Nila. Bayanganku kembali disaat aku berusia 10 tahun, saat aku menangis berharap ayah tak pergi melaut. Malam itu angin laut terlihat kencang, suara air yang memecah obak lebih ganas dari biasanya. Aku merangkul lengan ayah, berharap dia tak melaut malam ini. senyum itu yang dia berikan padaku. Dia melepas rangkulan tanganku dilengannya. Sebuah kata yang akan membuatmu terenyuh mendengarnya...