Langsung ke konten utama

Puisi : Peluru dalam angan

Rinduku ini hanya peluru,tanpa senjata.
Terakar ditangan, diam dan tak akan menujumu.
Tenang saja aku tahu itu maumu.
Peluru ini kupegang ditangan, kusimpan hanya dalam angan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berakhir

Saat aku menulis ini mataku sudah tidak sembab lagi, iya benar. Ini tentang kamu lagi, entah ditulisan keberapa aku mengatakan memang sebaiknya kamu tidak kembali.  Sebulan lalu aku mendengar kalau kamu akhirnya menikah dengan gadis itu, gadis yang membuatku sebenarnya merasa kalah. Benar-benar kalah, karena dia yang pada akhirnya memilikimu.  Dengan banyak drama, dan yaahh. . . aku bukan wanita yang tepat untukmu. Kali ini biarkan saja aku sedikit mengingat hal-hal kecil yang selalu membuatku teringat olehmu.  "Hari ini masak apa ?"  aku selalu merindukan kata-kata seperti ini sepeleh memang, tapi ada hal yang membuatku merasa kalau masakanku yang tidak jelas ada yang menanti.  Apa kamu ingat kotak tempat makan ungu yang aku isi bekal waktu itu. Aku ingat saat itu masih pagi, dan kamu berangkat kerja. Aku mengisi kotak makan itu dengan gorengan bandeng yang sudah keras. Entah apa yang aku pikirkan saat itu.  Atau, saat aku jatuh dan kamu mengobatiku sambil...

WANITA PATAHATI

Teruntuk seorang yang berada dalam hatiku dulu dan sampai sekarang Apa kamu mengerti kenapa aku tidak pernah mengijinkamu menggandeng tanganku. Apa kamu tau kenapa aku tidak pernah meminta pertemuan yang mendesak. Apa kamu tau kenapa aku tidak pernah meminta password akun sosmendmu. Apa kamu tau kenapa aku seakan begitu cuek denganmu, seakan tidak tulus sayang denganmu. Apa kamu mengerti, hatiku melonjak ketika kamu menggandeng tanganku. Aku hanya malu, ketika wajah maluku terlihat olehmu. Dan maafkan aku ketika mengatakan “Nggak usah ngegandeng, bisakan ?” bukan aku tidak cinta. Aku hanya malu, dan itu lah alasan kenapa aku melepas tanganmu. Bukan aku tidak cinta, bukan karena itu. Aku hanya malu, wanita yang kamu kenal tegar, dan kadang tidak tau malu, tiba-tiba wajahnya jadi merah, hanya karena kamu gandeng tangannya. Apa kamu mengerti kenapa aku tidak meminta pertemuan yang lebih sering. Aku hanya mengerti kamu sibuk dengan robotmu, kampusmu, dan banyak hal lain. Bagai...

Imtaq dan Iptak

IMTAQ DAN IPTAK Imtaq merupakan singkatan dari iman dan taqwa, sedangkan iptek adalah singkatan dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Saya rasa padanan kata ini tidak asing lagi bagi kita. Iman dan taqwa bersumber dari hati sebagai bentuk hubungan positif manusia dengan Tuhannya. ’Imtaq pada diri seseorang menunjuk kepada integritas seseorang kepada Tuhannya Mantan Presiden RI, Bapak B. J. Habibie pernah berkata, “Sumber daya manusia yang mempunyai iman dan taqwa harus serentak menguasai, mendalami, dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)," Kemudian beliau melanjutkan, "Seseorang tidak cukup beragama atau berbudaya saja, karena hanya akan menjadi orang yang baik. Sebaliknya, tidak cukup pula seseorang mendalami ilmu pengetahuan saja, karena hanya akan menjadikannya sosok yang menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan," katanya. Ingat bahwa kita adalah mahasiswa. Rangkaian kata yang selalu mengiringi kata mahasiswa adalah “the agent of change”. Kita...